Pencarian populer
PUBLISHER STORY

Taman Hutan Raya Orang Kayo Hitam di Jambi yang Terabaikan Pemerintah

Video
Jambikita.id - Kondisi Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam (OKH) di Jambi pasca-kebakaran 2015 begitu mengenaskan. Kerusakan Tahura OKH diperkirakan mencapai 70 persen. Ironisnya, pemerintah belum melakukan pemulihan ekosistem hutan tersebut.
ADVERTISEMENT
“Sangat disayangkan. Sudah lebih tiga tahun pasca-kebakaran, pemerintah belum mengambil sikap,” kata Lanscape Manager Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, Cak Khusnul, Rabu (27/3).
Khusnul menuturkan, upaya pemulihan Tahura OKH, sangat mendesak untuk dilakukan. Atas dasar itu, sejumlah aktivis lingkungan secara swadaya melakukan restorasi ekosistem gambut.
Dia mencontohkan selain aktivis lingkungan, masyarakat telah meninggalkan pembukaan lahan tanpa bakar. Artinya masyarakat telah memiliki kesadaran untuk mengamankan lingkungan.
“Masyarakat sudah melakukan revolusi mental. Justru pemerintah absen dari pemulihan ekosistem gambut secara berkelanjutan,” katanya.
Sejumlah pihak bersama masyarakat telah melakukan pemulihan ekosistem gambut, tetapi pemerintah tidak memberi dukungan. Sehingga upaya pemulihan tidak dapat diakselerasi.
Untuk diketahui luas Tahura OKH mencapai 19 ribu hektare. Pada 2015 terbakar total yang mengakibatkan kerusakan vegetasi hingga 70 persen. Kawasan konservasi penopang Taman Nasional Berbak Sembilang ini berada di Desa Simpang, Sungai Aur, dan Gedong Karya. (syafii/suwandi)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86